Manajemen pada umumnya dan manajemen rumah sakit pada khususnya, bukanlah hal yang sederhana dan dapat dikerjakan sambil lalu saja. Para petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit telah dibekali dengan ilmu kedokteran dan kesehatan dalam pendidikanya, tetapi untuk mengelola suatu rumah sakit perlu memahami juga ilmu manajemen rumah sakit.
Buku ini membahas mengenai :, 1. manajemen pemasaran rumah sakit, 2. Program integrasi pemasaran rumah sakit, 3. Peningkatan pemasaran rumah sakit, 4. Kepuasan pasien secara total, 5. Perilaku melayani, Kepuasan kontak perorangan, 6. Pemasaran kebidanan, 8. Booklet dan Leaflet
Sebelum berlakunya PP.25/80, setiap orang boleh meminta ijin untuk membuka sebuah apotik asalkan berbentuk PT atau CV, pengelolanya juga banyak yang tidak mempelajari manajemen apotik. Dengan berlakunya PP-25/80 yang hanya memperbolehkan izin diberikan kepada seorang apoteker untuk membuka sebuah apotek maka pengelolaan apotek akan lebih profesional dan kompeten sesuai peraturan.
Perubahan yang terjadi dengan manjunya teknologi informasi adalah, cara berfikir, proses cara bekerja dan menghasilkan karya, keterkaitan dan jaringan organisasi. Peran knowledge management menjadi penting untuk mengerti keterkaitan dan pengembangan yang diperlukan pada era rumah sakit yang harus bersaing secara internasional.
Buku yang layak untuk dimiliki oleh seorang manajer pemberi pelayanan kesehatan di rumah sakit, buku yang membicarakan tentang berbagai indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit dan berguna untuk meningkatkat kinerja pelayanan. Buku ini membahas mengenai manajemen kinerja, pelayanan rumah sakit, Kinerja pelayanan, Pengukuran kinerja pelayanan, Sistem informasi kinerja pelayanan, Peningkatan …
Bahasan dalam buku ini terdiri dari, 1. Enterprise resource planning, 2. Pelayanan rumah sakit, 3. Sumber daya rumah sakit, 4. Implementasi ERP di rumah sakit, 5. Pengembangan sistem, 6. Aplikasi ERP di rumah sakit
Obat sebagai aset lancar rumah sakit sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien karena intervensi pelayanan kesehatan di rumah sakit 90% lebih menggunakan obat. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan ketersediaan obat di rumah sakit menjadi indikator yang sangat penting. Terjadinya kekosongan obat, kehabisan stok, atau stok yang menumpuk berdampak secara medis dan ekonomi. Hal seperti ini mem…
Pada kondisi diperlukan mutu pelayanan yang tinggi, alat medis yang canggih dan sehat, perubahan dan kemajuan yang cepat hal ini diperlukan dasar pemikiran yang ilmiah agar alat dapat efektif dan efisien dalam rangka menunjang pelayanan. Pada saat itulah peran sistem informasi pada pemeliharaan alat medis dengan SIM (sistem informasi manajemen), SBK (Sistem Bantu Keputusan akan terasa penting d…
Fasilitas Rumah Sakit yg beraneka ragam dan seringkali sangat spesifik merupakan kesulitan tersendiri, disamping secara pasti merupakan pendukung pelayanan yg penting. Sistem Bantu Keputusan ini mencoba membantu untuk tercapai kondisi & situasi fasilitas rumah sakit yg mempunyai makna, pengaturan yg memudahkan dan dikerjakan dengan menyenangkan, karena sistem akan memberikan dukungan yg diperlu…
Buku ini membahas mengenai; Karakteristik manajemen rumah sakit, Aspek bisnis dan wirausaha rumah sakit, Manajemen fungsional, Manajemen sumber daya, Manajemen mutu, Sistem informasi rumah sakit, Keselamatan pasien dan pengendalian infeksi nosakomial, Pemasaran trumah sakit, Keterampilan manajemen, Metode manajemen rumah sakit, Kompetensi manajemen rumah sakit.